Latihan pernapasan seperti diuraikan di muka bagi beberapa orang mungkin dianggap terlalu berat karena memang diperlukan banyak energi. Berikut ini kami sajikan latihan pernapasan yang lebih ringan namun juga tidak lebih gampang. Hanya kemauan keras anda yang diperlukan agar tercapai tujuan pernapasan ini yakni kepercayaan diri yang lebih besar. Latihan pernapasan ini disebut Latihan Pernapasan Segitiga (LPS).

Tidak hanya kepercayaan diri yang lebih besar tapi juga kewibawaan anda akan makin bertambah. Anda tak akan takut menghadapi segala kemelut kehidupan ini bak “dhemit ora ndulit, setan ora doyan”. Anda menjadi pemberani ! Yang benar tentu saja.

Azas pokok latihan adalah pernapasan sistematis yang mendekati alam dimana pernapasan tidak dipengaruhi oleh faktor-faktor luar. Hal itu menjadi persis seperti waktu kita tidur.

Latihan Pernapasan Segitiga sangat mudah dilakukan. Prinsip pelaksanaannya adalah menarik napas sebanyak 8 detik, menahan napas 8 detik dan mengeluarkan napas juga 8 detik. Semuanya melalui hidung.

Latihan ini sebaiknya dilakukan di waktu pagi hari sehabis bangun tidur setelah anda mengosongkan segala kotoran yang ada dalam perut. Tapi di waktu sore pun juga dapat asal dilakukan sebelumnya anda tidak makan maupun minum. Bahkan di waktu malam dapat juga anda lakukan.

Caranya :

  1. Pilihalah tempat yang datar, misalnya di lantai atau di atas tempat tidur. Jika di lantai alasilah dengan tikar atau permadani. Tidurklah terlentang, kaki lurus dan rapat, Kedua tangan di samping badan dan lurus. Dapat juga anda mengambil posisi duduk bersila dengan ujung jari tengah menyentuh bawah tempurung lutu pada lekukan. Tujuannya agar anda selalu duduk dengan punggung dan kepala tegak segaris. Buka semua pakaian yang kencang. Seyogyaknya anda hanya bercelana dalam saja.
  2. Pejamkan mata. Kendorkan badan. Ambillah pelan-pelan napas lewat hidung seolah masuk perut dan kemudian naik ke dada. Konsentrasikan pikiran anda pada jalannya napas. Menarik napas ini berlangsung 8 detik yang dapat anda tentukan dengan menghitung dalam batin satu samapi depalapan. Tahan napas selama 8 detik dan keluarkan napas 8 detik lagi.

Untuk pemula seyogyanya memulai dengan pola latihan 5 detik, 5 detik dan 5 detik. Baru kalau sudah dapat, dinaikkan menjadi pola standar 8x8x8 detik.

ulangi 5 kali saja tiap latihan pada minggu pertama. Pada minggu kedua tingkatkan menjadi 10 kali, minggu ketiga 20 kali dan seterusnya sampai 50 kali atau lebih.

Jika anda sudah mahir LPS sebanyak 20 kali tanpa gangguan, mulailah latihan ini dengan mantra yang harus di baca dalam batin. Mantra ini sangat berguna dalam membangkitkan sugesti anda. Selama latihan anda membayangkan seolah-olah ada kekuatan dari alam semesta yang masuk dalam badan dan memusat di solar plexus yakni pusat syaraf tak sadar di belakang pusar.

Mantra itu berbunyi:

  1. Waktu menarik napas : ingsun angisep dayaning jagad (Aku menhisap kekuatan jagad)
  2. Waktu menahan napas : Dayaning jagad wus ana badanku (kekuatan jagad sudah ada di badanku)
  3. Waktu mengeluarkan napas : Dayaning jagad wus dak kuwasani (kekuatan jagad sudah ku kuasai).

Hasil yang cepat akan diperoleh bilamana anda melakukan LPS ini selama sejam terus menerus tiap pagi (malam) disertai mantra tersebut di atas, Usahakan selama ini pikiran hanya tertuju pada latihan ini. Hindarkan semua pikiran-pikiran lain !

Jika sudah mampu dengan pola 8x8x8 selama sebulan naikkan prestasi anda dengan pula 10x10x10, 16x16x16 dan seterusnya sampai anda mampu mempratekkan dengan pola 30x30x30

Mantra yang sudah kami sebutkan di atas dapat diganti dengan membaca Hu-Allah. Empat kali waktu menarik napas, empat kali waktu menahan napas dan empat kali waktu mengeluarkan napas. Latihan itu bisa dilakukan setelah menjalankan sembahyang subuh. Pembacaan Hu-Allah dapat dinaikkan jumlahnya jika pola latihan meningkat. Bagi yang sudah mahir pembacaannya sbb.: HU waktu menarik napas. ALLAH sewaktu menahan napas. dan ALLAH lagi sewaktu pengeluaran napas.

Latihan LPS sangat membantu bagi mereka yang menekuni kanuragan dengan jalan merendamkan diri (kungkum Jw) di dalam air. Laku tapa ini dilakukan dalam keadaan telanjang bulat di air mengalir sampai batas leher atau setidak-tidaknya sampai di atas ulu hati dengan duduk atau bersimpuh. Lamanya bisa satu jam atau 3 jam lebih tergantung dari hasil yang hendak dicapai.

Tapa kungkum sejak jam 9 malam sampai jam 5 pagi selama 40 hari terus menerus dengan LPS menimbulkan efek-efek aneh bagi yang bersangkutan. Masing-masing orang mempunyai pengalaman sendiri-sendiri yang tak usah diterangkan disini. Menurut RM Harimurti : siapa saja yang melakukan tapa secara ini harus selalu berpikiran yang baik-baik saja. Jangan Berpikiran tidak baik pada orang lain maupun pada diri sendiri. Jaga mulut dan pikiran anda!

BERSAMBUNG….